Bukan Putih Biasa

Bukan Putih Biasa

Learn2Action|Hari Raya Idul Fitri,identik dengan beberapa hal yang terkait MAKANAN:
1. Ketupat

2. Sayur Opor

3. Daging

4. Dan seluruh aneka makan yang ada di daerah masing-masing di Nusantara.

Bukan hanya itu saja,baju berwarna putih pun biasanya menjadi salah satu hal yang tidak kalah penting. PUTIH di lambangkan sebagai hati yang suci,terlahir kembali tanpa dosa. Namun apakah hanya ber-esensi demikian?

Jadi teringat,sebuah kisah di sebuah masjid ketika Rasullullah bersama-sama para sahabat selesai melaksanakan ibadah sholat, tiba-tiba beliau bersabda bahwa sebentar lagi akan datang seseorang yang akan dijamin masuk surga oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Kemudian masuklah seseorang (sebut saja dia Fulan) yang kemudian juga melakukan sholat dan langsung berlalu ketika dia selesai melakukannya.

Adalah Abdullah Bin Amr, yang begitu penasaran apa penyebab fulan tersebut bisa dijamin masuk surga?. Dan setelah melalui beberapa pencaraian,maka didapatilah jawaban dari fulan “Aku memang tidak punya amalan atau ibadah yang istimewa, aku hanya tidak mempunyai rasa benci, iri, dengki kepada semua orang”

BUKAN PUTIH BIASA,ya bukan sekedar ucapan mohon maaf,makan ketupat,dll serta baju berwarna PUTIH saja. Melainkan benar-benar PUTIH, HIPANGNYA rasa benci,iri,dengki kepada setiap manusia. 

Jika hal ini mampu dilakukan setiap insani / diri kita, maka bukan hanya dalam Ramadhan kemarin,melainkan pasca itu sampai seterusnya maka gelar TAQWA itu sejatinya bisa atau layak disampatkan pada diri kita

Kebencian,iri,dan lain-lain biasa akan berujung pada sebuah tindakan negatif,dan biasa berawal dari sebuah UCAPAN. Mari latihlah semua UCAPAN-UCAPAN kita dengan baik,agar hasil yang didapatkan pun baik#PUBLIC SPEAKING

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *